Tuesday, February 23, 2010

5 Simple Ways to Increase Your Intelligence (copied n pasted)


February 15th, 2007 by Editor, Pick The Brain

Your brain needs exercise just like a muscle. If you use it often and in the right ways, you will become a more skilled thinker and increase your ability to focus. But if you never use your brain, or abuse it with harmful chemicals, your ability to think and learn will deteriorate.

Here are 5 simple ways anyone can squeeze a bit more productivity out of the old gray matter.

1. Minimize Television Watching – This is a hard sell. People love vegetating in front of the television, myself included more often than I’d like. The problem is watching television doesn’t use your mental capacity OR allow it to recharge. It’s like having the energy sapped out of a muscle without the health benefits of exercise.

Don’t you feel drained after a couple hours of TV? Your eyes are sore and tired from being focused on the light box for so long. You don’t even have the energy to read a book.

When you feel like relaxing, try reading a book instead. If you’re too tired, listen to some music. When you’re with your friends or family, leave the tube off and have a conversation. All of these things use your mind more than television and allow you to relax.

2. Exercise – I used to think that I’d learn more by not exercising and using the time to read a book instead. But I realized that time spent exercising always leads to greater learning because it improves productivity during the time afterwards. Using your body clears your head and creates a wave of energy. Afterwards, you feel invigorated and can concentrate more easily.

3. Read Challenging Books – Many people like to read popular suspense fiction, but generally these books aren’t mentally stimulating. If you want to improve your thinking and writing ability you should read books that make you focus. Reading a classic novel can change your view of the world and will make you think in more precise, elegant English. Don’t be afraid to look up a word if you don’t know it, and don’t be afraid of dense passages. Take your time, re-read when necessary, and you’ll soon grow accustomed to the author’s style.

Once you get used to reading challenging books, I think you’ll find that you aren’t tempted to go back to page-turners. The challenge of learning new ideas is far more exciting than any tacky suspense-thriller.

4. Early to Bed, Early to Rise – Nothing makes it harder to concentrate than sleep deprivation. You’ll be most rejuvenated if you go to bed early and don’t sleep more than 8 hours. If you stay up late and compensate by sleeping late, you’ll wake up lethargic and have trouble focusing. In my experience the early morning hours are the most tranquil and productive. Waking up early gives you more productive hours and maximizes your mental acuity all day.

If you have the opportunity, take 10-20 minute naps when you are hit with a wave of drowsiness. Anything longer will make you lethargic, but a short nap will refresh you.

5. Take Time to Reflect – Often our lives get so hectic that we become overwhelmed without even realizing it. It becomes difficult to concentrate because nagging thoughts keep interrupting. Spending some time alone in reflection gives you a chance organize your thoughts and prioritize your responsibilities. Afterwards, you’ll have a better understanding of what’s important and what isn’t. The unimportant stuff won’t bother you anymore and your mind will feel less encumbered.

I’m not saying you need to sit on the floor cross-legged and chant ‘ommm’. Anything that allows a bit of prolonged solitude will do. One of my personal favorites is taking a solitary walk. Someone famous said, “All the best ideas occur while walking.” I think he was on to something. Experiment to find the activity that works best for you.

Conclusion – I hope you aren’t disappointed that none of the techniques I’ve proposed are revolutionary. But simple, unexciting answers are often the most valid. The challenge is having the will to adhere to them. If you succeed in following these 5 tips, you’ll be rewarded with increased mental acuity and retention of knowledge.

Thursday, January 28, 2010

A.B.U N.A.W.A.S?!

seronok.Saya baru usai membaca kisah Abu Nawas,salah seorang sahabat nabi.Nama sebenar beliau ialah Abu-Nuwas al-Hasan bin Hani al-Hakami (750–810), dikenali sebagai Abu Nawas atāu Abū-Nuwās (bahasa Arab:ابونواس), adalah salah seorang penyair Arab yang agung. Dilahirkan di bandar Ahvaz di Parsi, berketurunan Arab dan Parsi, beliau menjadi seorang yang ahli di dalam kesemua genre-genre puisi Arab ketika itu, namun reputasinya datang melalui lagu wain beliau (khamriyyat), dan puisi cinta budak lelaki (mudhakkarat). Abu Nawas telah masuk ke dalam tradisi kebudayaan rakyat, dan telah muncul beberapa kali di dalam Hikayat Seribu Satu Malam.Saya tertarik dengan ketokohan beliau dalam membina puisi-puisi hebat selain diri beliau sendiri.Karektor beliau yang selalu menambat hati semua membuatkan dirinya disayangi dan dikenang sepanjang zaman.Sejarah kehidupan beliau sangat mencuit hati.

Tingkah lakunya membuat orang selalu mengaitkan karyanya dengan gejolak jiwanya. Ditambah sikapnya yang jenaka, perjalanan hidupnya benar-benar penuh warna.Dalam kitab Al-Wasith fil Adabil 'Arabi wa Tarikhihi, Abu Nawas digambarkan sebagai penyair multivisi, pandai berjenaka, berlidah tajam, pengkhayal ulung, dan tokoh terkemuka sasterawan angkatan baru.

Ketokohan Abu Nawas ternyata tak hanya diakui umat Islam, namun juga oleh orang-orang Barat. Mereka memandang karya-karya Abu Nuwas adalah sebuah kekayaan peradaban dunia dari abad pertengahan yang begitu berharga. Sayangnya, umat Islam terkadang tak menyadarinya bisa pula tak mengetahuinya sama sekali.

Abu Nawas! Setelah mati pun masih bisa membuat orang tertawa. Di depan makamnya ada pintu gerbang yang terkunci dengan gembok besar sekali. Namun di kanan kiri pintu gerbang itu pagarnya bolong sehingga orang berleluasa masuk untuk berziarah ke makamnya. Apa maksudnya dia berbuat demikian?? Mungkin itu adalah simbol watak Abu Nawas yang sepertinya tertutup namun sebenarnya terbuka, ada sesuatu yang misteri pada diri Abu Nawas, ia sepertinya bukan orang biasa, bahkan ada yang meyakini bahwa dari kesederhanaannya ia adalah seorang guru sufi namun ia tetap dekat dengan rakyat jelata bahkan agresif dalam membela mereka yang lemah dan tertindas.

memories in life


Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan.
Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.

Seseorang manusia harus cukup rendah hati untuk mengakui kesilapannya ,cukup bijak untuk mengambil manfaat daripada kegagalannya dan cukup berani untuk membetulkan kesilapannya

Dalam hidup,terkadang kita lebih banyak mendapatkan apa yang tidak kita inginkan. Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan, akhirnya kita tahu bahawa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia.

Jadikan dirimu bagai pohon yang rendang di mana insan dapat berteduh.
Jangan seperti pohon kering tempat sang pungguk melepas rindu dan hanya layak dibuat kayu api.

Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi.
Jadilah seperti yang kamu inginkan, kerna kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.

Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan

Janganlah berputus asa. Tetapi kalau anda sampai berada dalam keadaan putus asa, berjuanglah terus meskipun dalam keadaan putus asa.

Dunia ini umpama lautan yg luas. Kita adalah kapal yg belayar dilautan telah ramai kapal karam didalamnya..andai muatan kita adalah iman,dan layarnya takwa,nescaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup ini.

Sahabat sejati adalah mereka yang sanggup berada disisimu ketika kamu memerlukan sokongan walaupun saat itu mereka sepatutnya berada di tempat lain yang lebih menyeronokkan.

Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum.
Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.

Tanda-tanda orang yang budiman ialah dia akan berasa gembira jika dapat berbuat kebaikan kepada orang lain, dan dia akan berasa malu jika menerima kebaikan daripada orang lain.

Semulia-mulia manusia ialah orang yang mempunyai adab yang merendah diri ketika berkedudukan tinggi, memaaf ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat -Khalifah Abdul Malik Marwan

Supaya engkau beroleh sahabat, hendaklah diri engkau sendiri sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang -Hamka

Sebaik-baik manusia ialah yang diharapkan kebaikannya dan terlindung dari kejahatannya.

Hiduplah seperti lilin menerangi orang lain, janganlah hidup seperti duri mencucuk diri dan menyakiti orang lain

Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup
cubaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi
manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu positif terhadap kehidupan.


Setiap jiwa yang dilahirkan telah tertanam dengan benih untuk mencapai keunggulan hidup. Tetapi benih itu tidak akan tumbuh seandainya tidak dibajai dengan keberanian

Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam di atas batu yang hitam di malam yang amat kelam. Ianya wujud tapi amat sukar dilihat.